Posted in Tak Berkategori on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto

HASIL OLAHAN UBI UNGU

Posted in Uncategorized on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto

DONAT UBI UNGU

• Bahan:
300 gr tepung terigu protein tinggi
1/2 sdm ragi instan (6 gr) haluskan
35 gr gula pasir
15 gr susu bubuk
150 gr ubi ungu kukus,
1 butir telur
150 ml air es
30 gr margarin
1 sdt garam
minyak padat untuk menggoreng
150 gr coklat masak putih, lelehkan
• Bahan Toping
20 gr kopi bubuk instant
• Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu,ragi instan, gula pasir dan susu bubuk, aduk rata. tambahkan ubi, uleni rata
2. masukkan telur dan air es sedikit demi sedikit, sambil di uleni sampai kalis. tambahkan garam, dan margarin, uleni sampai elastik. diamkan 15 menit.
3. kempiskan adonan, timbang masing-masing 15 gr, bulatkan. diamkan 10 menit.
4. pipihkan adonan, lubangi tengahnya, diamkan 60 menit sampai mengembang di loyang yang telah di taburi tepung.
5. goreng dalamminyak padat yang telah di panaskan di atas api sedang sampai matang.
6. celup bagian atas roti ke dalam coklat masak ;e;eh. taburkan kopi instan tipis-tipis dengan di ayak.

http://www.doyan-masak.info/2009/12/donat-ubi-ungu-olahan-donat-berbahan.html

manfaat ubi ungu
Pigmen warna ungu pada ubi ungu bermanfaat sebagai antioksidan karena dapat menyerap polusi udara, racun, oksidasi dalam tubuh, dan menghambat penggumpalan sel-sel darah. Kalo seperti ini, sepertinya ubi ungu ini justru cocok untuk dikonsumsi orang kota. Ubi ungu juga mengandung serat pangan alami yang tinggi, prebiotik, kadar Glycemic Index rendah, dan oligosakarida.

Selain itu, ubi ungu juga mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca).

Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Total kandungan antosianin bervariasi pada setiap tanaman dan berkisar antara 20 mg/100 g sampai 600 mg/100 g berat basah. Total kandungan antosianin ubi jalar ungu adalah 519 mg/100 g berat basah.

Antosianin ubi ungu juga memiliki fungsi fisiologis misal antioksidan, antikanker, antibakteri, perlindungan terhadap kerusakan hati, penyakit jantung dan stroke. Ubi ungu bisa menjadi anti kanker karena didalamnya ada zat aktif yang dinamakan selenium dan iodin dan dua puluh kali lebih tinggi dari jenis ubi yang lainnya. Ubi jalar ungu memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri 2,5 dan 3,2 kali lebih tinggi daripada beberapa varietas “blueberry”, selain itu juga baik untuk mendorong kelancaran peredaran darah.
http://whyu-online.blogspot.com/2010/01/manfaat-ubi-ungu.html

ZAT PERASA MAKANAN

Posted in Uncategorized on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto

Aspartam Si Pemanis

Saat ini di pasaran banyak dijual jenis zat-zat pemanis makanan dan minuman pengganti gula. Nah, salah satu pemanis yang beberapa waktu sempat membuat heboh adalah aspartam. Pemanis buatan ini dituduh sebagai pemicu kanker serta beberapa penyakit seram lain. Benarkah aspartam sangat berbahaya bagi tubuh? Jika berbahaya mengapa masih banyak dijumpai pada produk makanan yang sehari-hari kita konsumsi?

Aspartam adalah

Dibanding sakarin (saccharin), aspartam adalah pemanis buatan yang paling laris digunakan saat ini. Aspartam adalah senyawa yang dibuat dengan menggabungkan 2 buah asam amino, yaitu fenilalanin dan asam aspartat dengan derajat kemanisan sekitar 160 sampai 200 kali gula pasir dan hampir tidak mengandung kalori.

Saat ini aspartam dijual dalam berbagai bentuk, seperti cair, butiran, enkapsulasi dan juga tepung. Aspartam dalam enkapsulasi bersifat tahan panas sehingga dapat digunakan untuk produk-produk yang memerlukan suhu tinggi dalam pembuatannya.

Amankah?

Tahun 1981, aspartam mendapat persetujuan dari FDA untuk digunakan pada beberapa jenis makanan. Untuk mendapat persetujuan ini, tentu banyak penelitian ilmiah yang harus ditinjau terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman untuk dikonsumsi, barulah FDA mau menyetujuinya. FDA telah melakukan evaluasi terhadap pemakaian aspartam dalam makanan dan minuman sebanyak 26 kali sejak pertama kali menyetujui penggunaannya. Dengan bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1996, FDA menyetujui penggunaan aspartam sebagai pemanis yang dapat digunakan dalam semua makanan dan minuman.

Sampai saat ini lebih dari 100 penelitian telah dilakukan sejak tahun 1981 silam. Hasilnya, FDA tetap tidak merubah pendapatnya. Aspartam kini telah disetujui penggunaannya di lebih dari 100 negara termasuk Indonesia. Itu sebabnya, Aspartam telah dinyatakan aman digunakan baik untuk penderita kencing manis, ibu hamil, ibu menyusui bahkan anak-anak. Aspartam juga tidak terbukti sebagai penyebab sakit kepala, gangguan penglihatan, meningkatkan berat badan, kejang, alzheimer, gangguan janin, lupus, sklerosis multipel maupun kanker otak.

Posted in Uncategorized on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto

BAHAN PENGAWET YANG DIIZINKAN NAMUN KURANG AMAN

B eberapa zat pengawet berikut diindikasikan menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi oleh individu tertentu, semisal yang alergi atau digunakan secara berlebihan.

* Kalsium Benzoat

Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun), bakteri spora dan bakteri bukan pembusuk. Senyawa ini dapat mempengaruhi rasa. Bahan makanan atau minuman yang diberi benzoat dapat memberikan kesan aroma fenol, yaitu seperti aroma obat cair. Asam benzoat digunakan untuk mengawetkan minuman ringan, minuman anggur, saus sari buah, sirup, dan ikan asin. Bahan ini bisa menyebabkan dampak negatif pada penderita asma dan bagi orang yang peka terhadap aspirin. Kalsium Benzoat bisa memicu terjadinya serangan asma.

* Sulfur Dioksida (SO2)

Bahan pengawet ini juga banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan alergi.

* Kalium nitrit

Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. Sering digunakan pada daging yang telah dilayukan untuk mempertahankan warna merah agar tampak selalu segar, semisal daging kornet.

Jumlah nitrit yang ditambahkan biasanya 0,1% atau 1 gram/kg bahan yang diawetkan. Untuk nitrat 0,2% atau 2 gram/kg bahan. Bila lebih dari jumlah tersebut bisa menyebabkan keracunan, selain dapat mempengaruhi kemampuan sel darah membawa oksigen ke berbagai organ tubuh, menyebabkan kesulitan bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan muntah-muntah.

* Kalsium Propionat/Natrium Propionat

Keduanya yang termasuk dalam golongan asam propionat sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Bahan pengawet ini biasanya digunakan untuk produk roti dan tepung. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang disarankan adalah 0,32% atau 3,2 gram/kg bahan. Sedangkan untuk makanan berbahan keju, dosis maksimumnya adalah 0,3% atau 3 gram/kg bahan. Penggunaaan melebihi angka maksimum tersebut bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.

* Natrium Metasulfat

Sama dengan Kalsium dan Natrium Propionat, Natrium Metasulfat juga sering digunakan pada produk roti dan tepung. Bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan alergi pada kulit.

* Asam Sorbat

Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat. Meskipun aman dalam konsentrasi tinggi, asam ini bisa membuat perlukaan di kulit. Batas maksimum penggunaan asam sorbat (mg/l) dalam makanan berturut-turut adalah sari buah 400; sari buah pekat 2100; squash 800; sirup 800; minuman bersoda 400.

Posted in Uncategorized on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto


Aspartam Si Pemanis

Saat ini di pasaran banyak dijual jenis zat-zat pemanis makanan dan minuman pengganti gula. Nah, salah satu pemanis yang beberapa waktu sempat membuat heboh adalah aspartam. Pemanis buatan ini dituduh sebagai pemicu kanker serta beberapa penyakit seram lain. Benarkah aspartam sangat berbahaya bagi tubuh? Jika berbahaya mengapa masih banyak dijumpai pada produk makanan yang sehari-hari kita konsumsi?

Aspartam adalah
Dibanding sakarin (saccharin), aspartam adalah pemanis buatan yang paling laris digunakan saat ini. Aspartam adalah senyawa yang dibuat dengan menggabungkan 2 buah asam amino, yaitu fenilalanin dan asam aspartat dengan derajat kemanisan sekitar 160 sampai 200 kali gula pasir dan hampir tidak mengandung kalori.
Saat ini aspartam dijual dalam berbagai bentuk, seperti cair, butiran, enkapsulasi dan juga tepung. Aspartam dalam enkapsulasi bersifat tahan panas sehingga dapat digunakan untuk produk-produk yang memerlukan suhu tinggi dalam pembuatannya.

Amankah?
Tahun 1981, aspartam mendapat persetujuan dari FDA untuk digunakan pada beberapa jenis makanan. Untuk mendapat persetujuan ini, tentu banyak penelitian ilmiah yang harus ditinjau terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman untuk dikonsumsi, barulah FDA mau menyetujuinya. FDA telah melakukan evaluasi terhadap pemakaian aspartam dalam makanan dan minuman sebanyak 26 kali sejak pertama kali menyetujui penggunaannya. Dengan bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1996, FDA menyetujui penggunaan aspartam sebagai pemanis yang dapat digunakan dalam semua makanan dan minuman.
Sampai saat ini lebih dari 100 penelitian telah dilakukan sejak tahun 1981 silam. Hasilnya, FDA tetap tidak merubah pendapatnya. Aspartam kini telah disetujui penggunaannya di lebih dari 100 negara termasuk Indonesia. Itu sebabnya, Aspartam telah dinyatakan aman digunakan baik untuk penderita kencing manis, ibu hamil, ibu menyusui bahkan anak-anak. Aspartam juga tidak terbukti sebagai penyebab sakit kepala, gangguan penglihatan, meningkatkan berat badan, kejang, alzheimer, gangguan janin, lupus, sklerosis multipel maupun kanker otak.

Jumlah yang disarankan
Agar penggunaannya aman, FDA memberikan batas-batas pemakaian yang dianjurkan. Istilah yang dipakai adalah acceptable daily intake (ADI) yang berarti asupan harian yang diperbolehkan. ADI untuk aspartam adalah 40 mg/kg berat badan.

Posted in Uncategorized on Mei 21, 2010 by febdian logis rohmanto

BAHAN PENGAWET YANG DIIZINKAN NAMUN KURANG AMAN
B eberapa zat pengawet berikut diindikasikan menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi oleh individu tertentu, semisal yang alergi atau digunakan secara berlebihan.
* Kalsium Benzoat
Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun), bakteri spora dan bakteri bukan pembusuk. Senyawa ini dapat mempengaruhi rasa. Bahan makanan atau minuman yang diberi benzoat dapat memberikan kesan aroma fenol, yaitu seperti aroma obat cair. Asam benzoat digunakan untuk mengawetkan minuman ringan, minuman anggur, saus sari buah, sirup, dan ikan asin. Bahan ini bisa menyebabkan dampak negatif pada penderita asma dan bagi orang yang peka terhadap aspirin. Kalsium Benzoat bisa memicu terjadinya serangan asma.
* Sulfur Dioksida (SO2)
Bahan pengawet ini juga banyak ditambahkan pada sari buah, buah kering, kacang kering, sirup dan acar. Meski bermanfaat, penambahan bahan pengawet tersebut berisiko menyebabkan perlukaaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan alergi.
* Kalium nitrit
Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. Sering digunakan pada daging yang telah dilayukan untuk mempertahankan warna merah agar tampak selalu segar, semisal daging kornet.
Jumlah nitrit yang ditambahkan biasanya 0,1% atau 1 gram/kg bahan yang diawetkan. Untuk nitrat 0,2% atau 2 gram/kg bahan. Bila lebih dari jumlah tersebut bisa menyebabkan keracunan, selain dapat mempengaruhi kemampuan sel darah membawa oksigen ke berbagai organ tubuh, menyebabkan kesulitan bernapas, sakit kepala, anemia, radang ginjal, dan muntah-muntah.
* Kalsium Propionat/Natrium Propionat
Keduanya yang termasuk dalam golongan asam propionat sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Bahan pengawet ini biasanya digunakan untuk produk roti dan tepung. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang disarankan adalah 0,32% atau 3,2 gram/kg bahan. Sedangkan untuk makanan berbahan keju, dosis maksimumnya adalah 0,3% atau 3 gram/kg bahan. Penggunaaan melebihi angka maksimum tersebut bisa menyebabkan migren, kelelahan, dan kesulitan tidur.
* Natrium Metasulfat
Sama dengan Kalsium dan Natrium Propionat, Natrium Metasulfat juga sering digunakan pada produk roti dan tepung. Bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan alergi pada kulit.
* Asam Sorbat
Beberapa produk beraroma jeruk, berbahan keju, salad, buah dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat. Meskipun aman dalam konsentrasi tinggi, asam ini bisa membuat perlukaan di kulit. Batas maksimum penggunaan asam sorbat (mg/l) dalam makanan berturut-turut adalah sari buah 400; sari buah pekat 2100; squash 800; sirup 800; minuman bersoda 400.
BAHAN PENGAWET YANG TIDAK AMAN
* Natamysin
Bahan yang kerap digunakan pada produk daging dan keju ini, bisa menyebabkan mual, muntah, tidak nafsu makan, diare dan perlukaan kulit.
* Kalium Asetat
Makanan yang asam umumnya ditambahi bahan pengawet ini. Padahal bahan pengawet ini diduga bisa menyebabkan rusaknya fungsi ginjal.
* Butil Hidroksi Anisol (BHA)
Biasanya terdapat pada daging babi dan sosisnya, minyak sayur, shortening, keripik kentang, pizza, dan teh instan. Bahan pengawet jenis ini diduga bisa menyebabkan penyakit hati dan memicu kanker.
PERHATIKAN JUGA BAHAYA LAIN
N dung mengingatkan, orang tua sebaiknya menganggap zat pewarna, zat pengawet, dan penyedap rasa saja yang membahayakan. Soalnya, tindakan yang dilakukan terhadap makanan juga bisa membahayakan. “Orang yang membakar makanan sampai gosong, misalnya, menganggap tidak ada masalah. Padahal, makanan yang gosong tersebut bisa memicu kanker,” ungkapnya.
Botol plastik minuman air dalam kemasan yang dipakai ulang secara terus-menerus juga tidaklah aman. Sebab bahan plastik botol yang terbuat polyethylene terephthalate tersebut mengandung zat-zat karsinogen yang memicu timbulnya kanker. Kebiasaan memakai ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogennya melarut dalam air minum. Akibatnya, risiko terkena kanker pun semakin besar. Itulah sebabnya, konsumen hendaknya betul-betul mematuhi instruksi yang tertera pada botol tersebut. “Jika memang botol tersebut untuk sekali pakai, ya jangan dipakai berulang-ulang dong,” katanya.
Selain itu zat pemicu kanker juga ditemukan pada makanan-makanan dengan pengolahan yang tidak tepat. Contohnya, pemanasan dengan suhu tinggi dalam jangka waktu lama bisa menghasilkan senyawa yang disebut trans-fatty acid (TFA). “Cara menggoreng dengan menggunakan minyak goreng yang sama secara berulang kali pun,” tutur Ndung, “bisa menimbulkan radikal bebas dalam tubuh.”
Jangan abaikan pula penggunaan pemanis buatan seperti siklamat dan sakarin. Walaupun pemakaiannya diizinkan, FDA (Food and Drug Association) tetap memberikan batasan-batasan. Untuk siklamat, penggunaan maksimalnya adalah 11mg/kg berat badan/hari, sedangkan sakarin 5 mg/kg berat badan/hari. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kedua senyawa ini bisa memicu kanker kandung kemih.
TIPS AMAN MEMILIH MAKANAN:
Apakah makanan yang dikonsumsi aman? Ndung memberikan sejumlah tip untuk menjadi acuan buat orang tua:
* Amati apakah makanan tersebut berwarna mencolok atau jauh berbeda dari warna aslinya. Snack, kerupuk, mi, es krim yang berwarna terlalu mencolok ada kemungkinan telah ditambahi zat pewarna yang tidak aman. Demikian juga dengan warna daging sapi olahan yang warnanya tetap merah, sama dengan daging segarnya.
* Jangan lupa cicipi juga rasanya. Biasanya lidah kita juga cukup jeli membedakan mana makanan yang aman dan mana yang tidak. Makanan yang tidak aman umumnya berasa tajam, semisal sangat gurih dan membuat lidah bergetar.
* Perhatikan juga kualitas makanan tersebut, apakah masih segar, atau malah sudah berjamur yang bisa menyebabkan keracunan. Makanan yang sudah berjamur menandakan proses pengawetan tidak berjalan sempurna, atau makanan tersebut sudah kedaluwarsa.
* Baui juga aromanya. Bau apek atau tengik pertanda makanan tersebut sudah rusak atau terkontaminasi oleh mikroorganisme.
* Amati komposisinya. Bacalah dengan teliti adakah kandungan bahan-bahan makanan tambahan yang berbahaya yang bisa merusak kesehatan.
* Ingat juga, kriteria aman itu bervariasi. Aman buat satu orang belum tentu aman buat yang lainnya. Bisa saja pada anak tertentu bahan pengawet ini menimbulkan reaksi alergi. Tentu saja reaksi semacam ini tidak akan muncul jika konsumennya tidak memiliki riwayat alergi.
Ndung menyontohkan pengawet Kalsium Benzoat pada produk minuman ringan yang amat digandrungi anak-anak. “Bagi anak-anak yang sehat mungkin tidak berdampak apa-apa, tapi bagi anak-anak yang mengidap asma, kandungan bahan pengawet ini bisa membuat asmanya kambuh.”
* Kalaupun hendak membeli makanan impor, usahakan produknya telah terdaftar di Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) yang bisa dicermati dalam label yang tertera di kemasannya.

http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg08490.html

OLAHAN UBI UNGU

Posted in Uncategorized on Mei 18, 2010 by febdian logis rohmanto

DONAT UBI UNGU

  • Bahan:
    300 gr tepung terigu protein tinggi
    1/2 sdm ragi instan (6 gr) haluskan
    35 gr gula pasir
    15 gr susu bubuk
    150 gr ubi ungu kukus,
    1 butir telur
    150 ml air es
    30 gr margarin
    1 sdt garam
    minyak padat untuk menggoreng
    150 gr coklat masak putih, lelehkan
  • Bahan Toping
    20 gr kopi bubuk instant
  • Cara Membuat:
    1. Campur tepung terigu,ragi instan, gula pasir dan susu bubuk, aduk rata. tambahkan ubi, uleni rata
    2. masukkan telur dan air es sedikit demi sedikit, sambil di uleni sampai kalis. tambahkan garam, dan margarin, uleni sampai elastik. diamkan 15 menit.
    3. kempiskan adonan, timbang masing-masing 15 gr, bulatkan. diamkan 10 menit.
    4. pipihkan adonan, lubangi tengahnya, diamkan 60 menit sampai mengembang di loyang yang telah di taburi tepung.
    5. goreng dalamminyak padat yang telah di panaskan di atas api sedang sampai matang.
    6. celup bagian atas roti ke dalam coklat masak ;e;eh. taburkan kopi instan tipis-tipis dengan di ayak.

www.doyan-masak.info/2009/12/donat-ubi-ungu-olahan-donat-berbahan.html

manfaat ubi ungu

Pigmen warna ungu pada ubi ungu bermanfaat sebagai antioksidan karena dapat menyerap polusi udara, racun, oksidasi dalam tubuh, dan menghambat penggumpalan sel-sel darah. Kalo seperti ini, sepertinya ubi ungu ini justru cocok untuk dikonsumsi orang kota. Ubi ungu juga mengandung serat pangan alami yang tinggi, prebiotik, kadar Glycemic Index rendah, dan oligosakarida.

Selain itu, ubi ungu juga mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca).

Kandungan lainnya adalah protein, lemak, serat kasar dan abu. Total kandungan antosianin bervariasi pada setiap tanaman dan berkisar antara 20 mg/100 g sampai 600 mg/100 g berat basah. Total kandungan antosianin ubi jalar ungu adalah 519 mg/100 g berat basah.

Antosianin ubi ungu juga memiliki fungsi fisiologis misal antioksidan, antikanker, antibakteri, perlindungan terhadap kerusakan hati, penyakit jantung dan stroke. Ubi ungu bisa menjadi anti kanker karena didalamnya ada zat aktif yang dinamakan selenium dan iodin dan dua puluh kali lebih tinggi dari jenis ubi yang lainnya. Ubi jalar ungu memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri 2,5 dan 3,2 kali lebih tinggi daripada beberapa varietas “blueberry”, selain itu juga baik untuk mendorong kelancaran peredaran darah.

http://whyu-online.blogspot.com/2010/01/manfaat-ubi-ungu.html

Belajar WordPress | Mengenal Anatomi WordPress

Posted in Uncategorized on Maret 4, 2010 by febdian logis rohmanto

Mengenal antomi wordpress bukanlah hal yang sangat sukar, tapi sebelum kita mencoba membuat blog dengan nama domain kita sendiri ada baiknya kita mencoba membuat sebuah blog pada WordPress.com.Hal ini akan membantu kita dalam hal mengenal anatomi dari WordPress itu sendiri. Control Panel wordpress pada prinsipnya sama, terlepas anda menggunakan WordPress.com maupun WordPress.Org.
lebih lengkap <a href="http://belajarwordpress.blogspot.com/”>klik disini

Kelebihan dan Kekurangan Facebook dan Friendster

Posted in Uncategorized on Februari 18, 2010 by febdian logis rohmanto

Kelebihan dan Kekurangan Facebook dan Friendster

Beberapa tahun belakangan ini kita sering mendengar tentang social networking facebook yang fungsinya kira kira hampir sama dengan Friendster. Hampir semua orang membicarakan facebook, di tempat chating di forum di kantin di lapang upacara di WC bahkan di kuburan pun orang orang berbicara tentang Facebook. Sampai sampai si Igor Saykoji bikin lagi yang judulnya “Online” dimana didalam liriknya disebutkan “pagi pagi buka facebook padahal face masih ngantuk”. klik sini

teknologi pangan

Posted in Uncategorized on Februari 18, 2010 by febdian logis rohmanto

Area fokus: pengembangan produk Makanan

An ever increasing array of food products is available in the marketplace as a result of food product innovations. Students will examine the reasons for developing food products and the impact of past and present food product innovations on society and explore the processes in food product development.  Students will develop, produce and evaluate a food product Yang semakin meningkat rangkaian produk makanan tersedia di pasar sebagai hasil dari inovasi produk makanan. Murid-murid akan memeriksa alasan untuk mengembangkan produk-produk makanan dan dampak masa lalu dan sekarang inovasi produk pangan pada masyarakat dan menggali proses pengembangan produk makanan. Siswa akan mengembangkan, memproduksi dan mengevaluasi sebuah produk makanan utuk lebih lengkap klik disini

Posted in Uncategorized on Februari 4, 2009 by febdian logis rohmanto

CHEESE STIK

Posted in Uncategorized on Februari 4, 2009 by febdian logis rohmanto
  • 250 gr tepung terigu
  • 125 gr tepung sagu
  • ½ sdt garam
  • 2 btr telur
  • 100 ml air hangat kuku
  • 50 gr mentega
  • 150 gr keju edam, parut
  • 50 gr keju cheddar parut
  • minyak sayur untuk menggoreng

Cara membuat:

  • campur tepung terigu, tepung sagu, garam, keju cheddar, keju edam dan telur, uleni sambil dituangi air hingga tidak lengket, masukkan mentega uleni terus hingga kalis. Lalu bulatkan.
  • Tipiskan adonan dengan rolling pin, lalu gunakan alat penipis, gilas bentuh pipih beberapa kali hingga licin. Terakhir taburi tepung sagu tipis-tipis, giling bentuk stick.
  • Panaskan minyak dalam api sedang, goreng chees stick hingga kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan.
  • Setelah dingin, simpan dalam toples rapat.

KRIPIK SINGKONG PEDAS

Posted in Uncategorized on Januari 23, 2009 by febdian logis rohmanto
1. Rajang singkong dengan ketebalan yang rata , sebaiknya pakai mesin rajang yang sdh banyak terdapat dipasaran spy ketebalan rata ( kalau kesulitan beli mesinnya saya siap bantu ).
2. Rendam dengan air garam secukupnya atur spy gak keasinan bila perlu kasih bumbu bawang spy enak selama 12 jam.
3.Tiriskan, biarkan kering tanpa dijemur.
4. Siapkan 2 wajan yg satu dengan minyak yang gak terlalu panas (+/- 90 derajat C), yg satunya lagi minyak yg panas ( +/- 150 derajat C).
5. Goreng singkong yg sdh kering ke wajan pertama sampai terlihat pinggiran singkong sedikit mengembang.
6. Kemudian diangkat langsung dimasukkan wajan yg ke2 yg panas. Aduk sampai semua singkok mengembang sempurna.
 

 

Bahan:
500 gr keripik singkong mentah
minyak untuk menggoreng
5 sdm minyak untuk menumis
3 sdm gula pasir
1 sdt cuka masak

Haluskan:
100 gr cabai merah, buang bijinya
5 siung bawang putih
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Goreng keripik singkong dalam minyak panas dan banyak hingga matang dan kecokelatan. Angkat, tiriskan.
2. Panaskan 3 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan agak kering. Tambahkan gula pasir dan cuka, aduk hingga gula larut dan agak kental
3. Masukkan singkong goreng, aduk hingga tercampur rata.
4. Dinginkan, simpan dalam wadah tertutup rapat.

Untuk 500 gr

Posted in Uncategorized on Oktober 18, 2008 by febdian logis rohmanto

pic92.gif

Posted in Uncategorized on Oktober 18, 2008 by febdian logis rohmanto

lovevday2.gif